Tiga Rahasia Hidup yang Berhasil (Kejadian 39:1-23)

S aat ini kita tentu banyak mendengar tentang keberhasilan. Kalau kita menyadarinya, sekarang ini begitu banyak buku yang ditulis yang membahas masalah ini. Bahkan banyak klinik, seminar dan pertemuan-pertemuan diadakan untuk memotivasi orang supaya memiliki kehidupan berhasil yang menghabiskan biaya hingga puluhan hingga ratusan juta rupiah. Kita sendiri tidak jarang berusaha membaca buku-buku yang mengupas masalah tersebut atau mendengarkan banyak ceramah dengan topik keberhasilan. Dan yang paling terakhir yang sekarang menghebohkan dunia adalah tentang diterbitkannya buku yang berjudul “the secret” (bhs Indonesia: rahasia itu-sangat spesifik). Yang juga banyak diperbincangkan bahkan sudah mulai dikemas dalam bentuk VCD dan DVD. You are holding in your hand a great secret of the universe, the secret has traveled through centuries … to reach you demikianlah yang menjadi tema utama dari buku the secret, yang berarti bahwa setiap kita sekarang ini memegang suatu rahasia besar dari alam semesta dan rahasia itu sudah melintasi abad-abad yang lampau hingga sekarang ini untuk kita miliki. Rahasia itu sudah diungkapkan oleh para ilmuwan, penulis dan para filsafat besar dunia yang dibuktikan sendiri oleh mereka, bagaimana hidup mereka diubahkan semisal: Plato, Newton, Carnegie, Beethoven, Shakespeare maupun Einstein. Ada suatu klaim dari penulis buku ini yang ingin membuktikan bahwa semua orang besar dan berhasil di dunia telah memegang rahasia itu dan rahasia itu sudah ada dalam diri setiap manusia. Yang lebih menghebohkan adalah bahwa segala sesuatu seperti: sukacita, kesehatan, relasi, cinta, kebahagiaan dan apapun yang kita inginkan dapat terpenuhi kalau kita hidup dengan membangkitkan dalam diri kita aturan the secret. Sepertinya sangat menarik sekali, tetapi sesungguhnya dibalik semuanya itu the secret telah membuang jauh-jauh peran dan eksistensi Allah di dunia. Bahwa manusia dapat melakukan apapun asal patuh pada prinsip dan aturan main the secret. Secara vulgar the secret mau mengajarkan bahwa manusia adalah allah, paling tidak bagi dirinya sendiri. Sungguh menarik manusia yang berhasil adalah manusia yang menjadi allah. Bukankah tema ini yang sudah muncul sejak kejatuhan manusia pertama hingga sekarang ini? Lalu apa sebenarnya the trully secret for us (rahasia yang sejati untuk hidup berhasil bagi kita)? Belajar dari pengalaman Yusuf paling sedikitnya ada tiga rahasia besar yang membuat hidup kita menjadi berhasil: pertama, menyakini bahwa Allah senantiasa menyertai kita (ay. 2-3); kedua menghidupkan iman dalam setiap prilaku kita (ay. 8-10, 12); dan yang ketiga menerima dan menjalani dengan setia setiap keadaan baik maupun buruk sebagai konsekuensi hidup beriman kita (ay. 9b, 14, 20). Dan sekarang rahasia kebenaran sejati sudah dinyatakan kepada kita. Yang menjadi pertanyaan sekarang adalah bagaimana hidup kita selanjutnya dalam memasuki tahun baru 2008 ini? Selamat Tahun Baru 2008. Tuhan senantiasa menyertai.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: